Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Apa Bahaya Minum Sambil Berdiri?

Hey guys. Apa kabar kalian? Jaga kesehatan ya! Karena hari ini kesehatan mahal, jangan sampai sakit lho. Pake BPJS harus antri. Ups.

Apa Bahaya Minum Sambil Berdiri?


Lanjut ya pada artikel kali ini kita akan membedah dan membahas tentang aspek kesehatan dalam agama islam. Sudah pada tahu kan kalau islam itu agama yang sempurna? Pasti tahu dong! Seperti yang sudah kita ketahui, islam itu mengatur hal yang kecil sekecil kasih sayang dia ke kamu, ups. Malah lebih kecil lagi. Hehe. Sampai mengatur hal-hal yang besar dan rumit seperti rumitnya hubungan cintamu yang tak kunjung mendapat kepastian. Disini kita akan membahas tentang dampak dan manfaat posisi minum berdiri dan duduk. Mari kita bahas hal tersebut agar kita tahu juga manakah posisi yang baik untuk minum.

Aturan itu semua ada dalam ajaran agama Islam. Sekarang kita agak serius ya. Dalam Islam itu ada tata cara yang mengatur hidup kita dari lahir sampai di kubur. Dari awal menangis keluar dari perut mama sampai di sholati dan kembali menuju tanah. Semua ada tata caranya. Seperti saat kita membuang hajat dianjurkan untuk jongkok.  Dalam sisi medis buang hajat sambil jongkok itu dapat melemaskan rectum lho. Contoh lain yang banyak kita temui yaitu minum sambil duduk. Kita semua pasti sudah familiar dengan hadits nabi yang berbunyi "laa tashrobanna ahadukum qooiman" artinya  "janganlah kalian minum sambil berdiri". 

Dari sabda nabi di atas kaum muslimin dilarang untuk berdiri saat minum air. Artinya kita harus minum sambil duduk. Dalam bidang kesehatan minum sambil duduk itu mengaktifkan "saringan" yang ada pada tubuh kita. Saringan ini fungsinya untuk menyalurkan air agar terdistribusi merata pada tubuh kita. Kalau tidak merata meskipun kita minum banyak air maka tubuh kita tidak akan menyerapnya bahkan bisa mengakibatkan penyakit kristal ginjal. Namun kini banyak kita dapati di sekitar kita dari studi kasus.

Ada sebuah kasus dari seorang nenek, seorang nenek ini memiliki 10 anak. Nenek tersebut saat tiba masa penyembuhan setelah ia melakukan persalinan ia hanya meminum jamu sebanyak dua gelas saja tanpa minum air putih sama sekali. Dan hal tersebut terjadi berulang kali selama dia setelah melahirkan yaitu sepuluh hali persalinan. Meskipun seperti itu nenek tersebut hingga sekarang masih sehat tanpa terkena penyakit gagal ginjal. Beliau ini meminum dengan cara duduk bukan berdiri ataupun berbaring. Maka harus kita catat bahwa kita harus minum dengan cara yang baik yaitu dengan duduk bukan berdiri atau bahkan berbaring.

Menurut medis yang penulis kutip dari IDN Times ada beberapa hal negatif tentang minum sambil berdiri: 
1. Dapat mengganggu bahkan merusak sistem pencernaan.
2. Ginjal tidak dapat melakukan proses penyaringan dengan baik.
3. Lambung dapat terganggu
4. Resiko terkena arhtritis
5. Rasa haus sulit hilang
6. Saraf-saraf tubuh menjadi tegang
7. Kesehatan jantung terganggu

Dari pembahasan yang sudah dipaparkan diatas dapat kita simpulkan dan kita pahami bahwa Rasulullah Sallallahu 'Alaihi wasallam menyampaikan sebuah hadist pasti memiliki keistimewaan atau membawa kebaikan bagi umat salah satunya adalah anjuran minum dengan duduk yang membawa dampak baik bagi tubuh dan tentunya menyehatkan bagi tubuh kita. Maka dari itu kita harus senantiasa mengikuti anjuran dari Rasulullah.

Penulis: Azzam Ismahudin Majid (S1 PGMI UIN Sunan Ampel Surabaya)
Editor: Binar Kurnia Prahani