Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Mengapa Laut Berwana Biru?

TERNYATA LAUT DAPAT BERUBAH WARNA

TERNYATA LAUT DAPAT BERUBAH WARNA

Hai, apa kabar kawan gimana nih puasanya hari ini? Lancar nggak? Semoga lancar yaa jangan bolong-bolong lo. Nah, pada bulan puasa ini aku akan membahas tentang laut yang bisa berubah warna lo. Mau tau nggak kalian kawan? Kalian pasti berpikir kan kok bisa sih air laut berubah warna? 

Kira-kira kalau laut berubah warna apakah dilihat dari kedalaman? Dari mana sih perubahan tersebut dan apa saja faktor-faktor yang mempengaruhi perubahan tersebut ? Daripada melamun yang nggak jelas ayo kita cari tahu sambil ngabuburit lumayan kan daripada gabut. 
Mengapa Laut Berwana Biru?

Warna Laut Yang Sebenarnya

Nah, kita tahu kan, kalau selama ini banyak yang mengatakan bahwa warna laut itu berwarna biru. Dari mulai saat di bangku SD kita selalu mewarnai gambar laut dengan warna biru. Kita juga melihat air dapat berwarna selain biru contohnya laut yang berwarna hijau atau mungkin merah. 

Akan tetapi sebenarnya laut bukan hanya berubah warna menjadi biru melainkan dapat berwarna selain biru. Sebenarnya air laut itu berwarna jernih atau bisa juga dikatakan tidak berwarna. Akan tetapi air laut bisa berubah warna karena ada faktor yang mempengaruhi perubahan warna tersebut.

Warna Laut Yang Sebenarnya


Faktor Yang Mempengaruhi Perubahan Tersebut

Pasti nggak kebayang kan kalau air laut itu bisa berubah warna. Nah, ternyata perubahan itu disebabkan oleh beberapa factor. Faktor apakah yang mempengaruhinya?

Karena pemantulan cahaya
Air laut sebenarnya berwarna jernih akan tetapi akibat dari pemantulan cahaya sehingga air laut bisa berubah warna. Prosesnya yaitu ketika langit sedang cerah, maka sinar matahari akan memantulkan keadaan langit yang cerah terhadap laut. Karena itulah laut dapat berwarna biru seperti yang kita lihat biasanya. Sedangkan apabila saat langit berwarna gelap atau mendung maka cahaya matahari akan memantulkan ke arah laut demikian pula. Oleh karenya laut berubah warna agak gelap.

Karena pengaruh kedalaman
Kedalam juga berpengaruh pada perubahan warna laut lo. Jika semakin dalam ketinggian laut maka warna laut juga semakin pekat dan berwarna gelap. Jelas dapat dibuktikan bahwa saat kita berada pada permukaan masih dangkal maka laut masih berwarna biru karena ada pemantulan cahaya. 

Akan tetapi lain halnya kalau kita berada pada kedalaman 120 sampai 150 meter, maka air laut akan terlihat berwarna kuning menuju ke merah. Sedangkan apabila kita berada pada kedalaman 500 meter, maka warna air laut yang biru ke unguan akan semakin hilang dan pada kedalaman 800 kita akan menemukan air laut berwarna ungu. Untuk seterusnya warna air laut akan menjadi semakin gelap dan tidak terlihat. Hal itu dikarenakan sinar matahari tidak bisa menembus pada kedalaman tersebut.

Mikroorganisme yang hidup di laut
Laut kaya akan makhluk hidup di dalamnya termasuk mikroorganisme. Jumlah populasi dari mikroorganisme seperti plankton atau alga juga berpengaruh terhadap perubahan warna air laut. Jika jumlah populasi alga atau ganggang hijau melimpah ruah di sekitar laut tersebut maka yang akan terjadi laut akan berwarna hijau. Jika populasi alga berwarna merah banyak, maka yang akan terjadi air laut berubah warna menjadi kemerah-merahan.

Kejernihan
Faktor yang satu ini cukup jelas karena jika air yang mengalir dari sungai menuju laut keruh, maka akan mempengaruhi warna asli laut dan berubah warna sesuai kadar kekeruhannya.

Zat-zat yang terlarut dalam air
Di dalam air laut tidak hanya terkandung garam saja melainkan terkandung zat-zat lainnya. Diantara zat-zat yang terkandung tersebut mengakibatkan air laut berubah warna.

Faktor Yang Mempengaruhi Perubahan Tersebut

Apakah Pemanasan Global Dapat Merubah Warna Laut?

Itu sangat jelas bahwa pemanasan global sangat berpengaruh terhadap perubahan warna air laut. Jika awalnya air laut berwarna hijau Karena fitoplankton didalamnya maka setelah pemanasan global fitoplankton berkurang dan warna air akan semakin menjadi terang tidaj berwarna hijau lagi. 

Berkurangnya fitoplankton dikarenakan mereka mamenfaatkan energi matahari untuk berfotosintesis. Jika pemanasan global kan fitoplankton tidak bisa berfotosintesis karena terlalu panas.

Apakah Pemanasan Global Dapat Merubah Warna Laut?

Mengapa Rata-Rata Warna Air Laut Berwarna Biru?

Nah, banyak yang tahu kan kalau warna air laut berwarna biru. Akan tetapi apakah kamu tahu warna biru itu disebabkan oleh apa? Yap, jawabannya adalah air laut berwarna biru itu disebabkan oleh kadar garam yang terkandung dalam air laut tersebut. Semakin tinggi kadar garam dalam air laut maka semakin biru juga warna air laut. Langit juga bisa mempengaruhi warna air laut menjadi biru

Mengapa Rata-Rata Warna Air Laut Berwarna Biru?

Apa Yang Menyebabkan Air Laut Berubah Menjadi Dua Warna?

Nah, akhir-akhir ini sering kan terjadi fenomena yang aneh. Termasuk fenomena yang lagi viral baru-baru ini adalah laut yang terbelah di laut Suramadu. Aku jelasin nih, kenapa kok bisa air laut berubah menjadi dua warna.

Jadi, fenomena berubahnya air laut menjadi dua warna itu dinamakan Halocline. Fenomena tersebut terjadi karena adanya pertemuan antara air laut dengan air tawar. Dua warna tersebut diakibatkan oleh perbedaan kadar garam. Pada saat pertemuan tersebut, air yang kadar garam tinggi bertemu dengan air yang berkadar garam rendah sehingga mengakibatkan kedua air tersebut tidak bisa menyatu dan menjadikan warnanya berbeda. 

Apa Yang Menyebabkan Air Laut Berubah Menjadi Dua Warna?

Di daerah laut Suramadu dapat terjadi seperti itu karena ada pertemuan antara air laut dan air tawar yang berasal dari muara sungai Kalimas juga disebabkan olejh perbedaan massa jenis air.

Gimana nih, udah jelas kan. Itu aja yang bisa aku share ke kalian ya. Semoga bermanfaat dan jangan lupa baca terus ya artikel lainnya di ilmiahku.com. sampai ketemu lagi di artikel berikutnya, seeyou.

Penulis : Astri Widya Ningrum