Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pengertian Besaran

PENGUKURAN DAN BESARAN DALAM FISIKA


 


Pengertian Besaran


Ilmu fisika adalah ilmu yang mempelajari mengenai sifat-sifat fisik suatu benda atau fenomena alam secara fisis. Pengukuran merupakan kegiatan membandingkan suatu besaran dengan alat tertentu yang memiliki satuan.
Prinsip-prinsip pengukuran
Ø    Kesalahan pengukuran dipengaruhi oleh :
1)                  Faktor internal : faktor yang berasal dari dalam pengamat
2)                  Faktor eksternal          : faktor yang berasal dari luar pengamat

Ø    Aspek-aspek yang perlu diperhatikan :
a)                  Ketepatan
b)                  Ketelitian
c)                  Kepekaan
d)                  Kesalahan matematis
e)                  Kesalahan acak
A.                Besaran
Besaran merupakan sesuatu yang dapat diukur dan mempunyai satuan. Suatu benda dapat dikatakan memiliki besaran apabila dalam prosesnya memenuhi 3 syarat, yaitu :
1.                  Dapat diukur atau dihitung.
2.                  Dapat dinyatakan dengan angka-angka atau mempunyai nilai.
3.                  Mempunyai satuan.
 Besaran dibedakan menjadi dua, yaitu :
·                     Besaran pokok
Besaran pokok adalah besaran yang satuannya telah ditetapkan lebih dahulu dan tidak tersusun atas besaran lain. Sistem satuan internasional (SI) artinya sistem satuan yang banyak digunakan di seluruh dunia, yang berlaku secara internasional. 

Tabel besaran pokok
Besaran pokok
satuan
simbol
panjang
meter
m
massa
kilogram
kg
waktu
sekon
s
suhu
kelvin
K
Arus listrik
ampere
A
Intesitas cahaya
cendela
cd
Jumlah zat
mol
mol


DIMENSI

Dimensi merupakan cara besaran yang tersusun atas besaran-besaran pokok. Cara penulisan dimensi dinyatakan dengan lambang huruf tertentu dan diberi tanda kurung persegi.
Contoh perhitungan dimensi :
·                     Luas (L) = panjang × lebar = [L] × [L] = [L]²
·                     Volume (V) = panjang × lebar × tinggi = [L] × [L] × [L] = [L]³
Dimensi besaran pokok
Besaran pokok
Notasi satuan
Dimensi
panjang
m
[L] = L
Massa
kg
[M]= M
waktu
s
[T] = T
suhu
K
[O] = O
Arus listrik
A
[I] = I
Intensitas cahaya
cd
[J] = J
Jumlah zat
mol
[N] = N

·                     Besaran turunan
Besaran turunan adalah besaran yang diturunkan dari besaran pokok.
Contoh : kecepatan, percepatan, gaya, usaha, energi, daya, tekanan, dll.




SATUAN

Satuan merupakan
nilai ukur yang berdasarkan dari hasil pengukuran dengan menggunakan alat yang relevan. Jenis-jenis satuan yaitu:

a.                   Satuan Baku
Satuan baku merupakan satuan yang mempunyai standar khusus sebagai pembanding nilai pengukuran dari sebuah besaran, dengan standar tersebut maka akan mendapat hasil yang sama oleh semua orang. Beberapa contoh satuan baku dengan kehidupan sehari-hari antara lain, cm (centimenter), m (meter), kg (kilogram), g (gram), dan lain sebagainya.




Tabel satuan baku
Besaran Pokok
Satuan MKS
Satuan CGS
Massa
kilogram (kg)
gram (g)
Panjang
meter (m)
centimeter (cm)
Waktu
sekon (s)
sekon (s)
Kuat Arus
ampere (A)
statampere (statA)
Suhu
kelvin (K)
kelvin (K)
Intensitas Cahaya
candela (Cd)
candela (Cd)
Jumlah Zat
kilomole (mol)
mol


b.                  Satuan tidak baku
Hasil perhitungan  atau pengukuran yang dilakukan bisa saja berbeda antar orang yang satu dengan yang lainnya. Contoh satuan tidak baku yakni seperti Jengkal, tumbak, depa, kaki, hasta, yard dan lain-lain.
Misal ketika dua orang mengukur panjang sebuah batang kayu dengan jengkal tangan. Sebut saja Diki dan Fia. Hasil pengukuran Fia(perempuan) menghasilkan ukuran batang kayu sepanjang 8 Jengkal. Sedangkan Diki menghasilkan ukuran 7,5 jengkal. Dapat kita lihat bahwa satuan jengkal tersebut tidak bisa memberikan nilai perhitungan pasti secara angka.
Nah, itulah pembahasan tentang pengukuran dan besaran dalam fisika yang harus kita ketahui. Semoga mudah dipahami dan dapat membantu dalam aktifitas belajar teman sekalian.


Penulis : FIKA DINA A